KONTAINER 2022-02-11T12:01:36+00:00

Kontainer

Apa itu Kontainer?

Containerization adalah teknologi virtualisasi sistem operasi untuk menyediakan lingkungan virtual ringan yang mengisolasi dan merangkum satu set sumber daya komputasi seperti CPU, memori serta komponen aplikasi seperti kode aplikasi dan dependensi. Setiap wadah berfungsi sebagai paket individu yang mampu menjalankan aplikasi atau layanan terlepas dari apa lingkungan komputasi yang mendasarinya.
Each container serves as as individual package which is capable to execute an application or services regardless of the what the underlying computing environment is.

Mengapa Kontainer?

Jalankan aplikasi yang sama di lingkungan apa pun

Salah satu tantangan paling umum yang dihadapi pengembang adalah ketika mereka memindahkan aplikasi dari lingkungan pengujian ke lingkungan produksi, mereka mungkin menemukan aplikasi yang sama tidak dapat dijalankan dengan lancar karena berbagai alasan seperti OS yang berbeda, konfigurasi yang berbeda, dll. Dengan container, aplikasi dapat dijalankan pada waktu yang sama, apa pun platform dasarnya. Portabilitas memberikan transisi yang mulus dari pengujian ke lingkungan produksi, dari desktop lokal ke Cloud, dari satu cloud ke cloud lainnya.

Optimalisasi sumber daya dan operasi

Container biasanya membutuhkan lebih sedikit sumber daya komputasi seperti CPU dan ram dibandingkan dengan mesin virtual, memungkinkan lebih banyak wadah (berisi aplikasi atau layanan) berjalan di server atau instance yang sama dibandingkan dengan VM, sehingga meningkatkan pemanfaatan sumber daya komputasi. Selain itu, container memiliki waktu booting yang lebih cepat dibandingkan dengan VM yang memberikan pembuatan, penghentian, dan penskalaan aplikasi yang lebih cepat, sehingga memberikan efisiensi operasional aplikasi yang lebih baik.

Peningkatan produktivitas Pengembang dan jalur pengembangan

Dengan menyimpan aplikasi menggunakan container, ini menstandarisasi di berbagai lingkungan dan mempercepat siklus pengembangan dan rilis dengan menghilangkan inkonsistensi lingkungan. Pengembang dapat fokus pada debugging aplikasi daripada memeriksa lingkungan.

Kontainer bersamaan dengan Layanan Mikro dan DevOps

Apa itu Layanan Mikro? (Baca selengkapnya: Apa itu DevOps?)

Layanan mikro adalah teknik pengembangan perangkat lunak yang menyusun aplikasi sebagai kumpulan layanan yang digabungkan secara longgar. Arsitektur layanan mikro memungkinkan pengiriman berkelanjutan atau penyebaran aplikasi besar dan kompleks. Ini juga memungkinkan organisasi untuk mengembangkan tumpukan teknologinya.

Microservices vs monolithic architecture represents a fundamental shift in how IT approaches software development

Manfaat Layanan Mikro

Benefits of Microservices-Evolutionary design

Desain evolusioner

Benefits of Microservices-Small codebase

Basis kode kecil

Benefits of Microservices-Easy to scale

Mudah untuk diskalakan

Benefits of Microservices-Easy to deploy

Mudah untuk disebarkan

Tumpukan Teknologi Kontainer kami

Our Container Technology Stack-docker/ AWS Fargate/ Amazon EKS/ Amazon ECS/ kubernetes

Solusi Kontainer kami

Our Container Solutions-Containerization

Kontainerisasi
Menampung aplikasi yang ada

Our Container Solutions-Development

Perkembangan
Perkembangan pesat dari aplikasi baru yang berjalan di container

Our Container Solutions-Microservices consultation

Konsultasi layanan mikro
Rekayasa ulang aplikasi dari arsitektur monolitik ke arsitektur layanan mikro

PELAJARI SELENGKAPNYA TENTANG KONTAINER